NARASISULTRA.ID, KONUT- Kapolres Konawe Utara, AKBP Dr. Rico Fernanda pimpin Apel gelar Pasukan Operasi Patuh Anoa 2026.
Operasi Patuh Anoa 2026 kali ini mengangkat tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan” menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.
Pelaksanaan Operasi Patuh Anoa kali ini juga berdasarkan data Integrated road safety management system (IRSMS), selama periode januari hingga september 2026 di Sultra tercatat 1.569 kejadian kecelakaan yang mengakibatkan 234 orang meninggal dunia. 
Oleh karena itu, upaya mewujudkan keamanan, keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas) tidak bisa berorientasi hanya pada penindakan pelanggaran saja, tetapi juga harus mengutamakan pencegahan, edukasi dan pelayanan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan dan partisipasi aktif masyarakat.
Operasi patuh anoa 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 26 oktober 2026 hingga 08 november 2026 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dan diharapkan mampu mewujudkan ruang jalan dan ruang publik yang tertib aman serta meningkatkan kepercayaan publik melalui pelayanan dan penegakan hukum yang profesional, humanis dan berkeadilan.
Adapun 10 prioritas pelanggaran yang menjadi perhatian yaitu :
1. Pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus
2. Pengendara yang tidak menggunakan Helm SNI
3. Pengguna knalpot yang tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong
4. Pengemudi yang melakukan balapan liar
5. Pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan
6. Pengendara yang menggunakan telepon dan merokok saat berkendara
7. Pengendara yang masih di bawah umur
8. Pengendara motor berboncegan lebih dari satu orang
9. Pengendara yang belum memiliki SIM, dan
10. Penggunaan TNKB atau Nomor Polisi kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Kapolres Konawe utara AKBP Dr. Rico Fernanda, berpesan agar seluruh personel yang melaksanakan operasi patuh anoa 2026 melaksanakan dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan berintegritas dan berharap meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap keselamatan dan menurunnya resiko kecelakaan.(Bsl/b)












