BERITA SULTRAHEADLINEKONAWE UTARAPeristiwa

Api Cemburu Membawa Petaka, Pria di Desa Pariama Konut Ahiri Hidup dengan Gantung Diri

33
×

Api Cemburu Membawa Petaka, Pria di Desa Pariama Konut Ahiri Hidup dengan Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
Nampak Personil Polres Konut saat nendatangi TKP terjadi dugaan bunuh diri Pria berinisial MF (25) yang berasal dari Desa Pariama, Kecamatan Langgikima.(Foto: Istimewa)

NARASISULTRA.ID, KONUT- Pria berinisial MF (25) yang berasal dari Desa Pariama, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, ditemukan meninggal dunia akibat dugaan bunuh diri pada Selasa sore (27/1/2026).

​Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 15.15 wita di kediaman korban. Berdasarkan informasi yang dihimpun, motif kejadian diduga kuat karena korban merasa sakit hati dan cemburu setelah melihat istrinya sedang bersama kerabatnya di dapur.

Berdasarkan penelusuran Polres Konawe Utara melalui Polsek Wiwirano, Kronologi kejadian menurut keterangan saksi, bermula saat korban sempat melakukan percobaan mengakhiri hidup dengan meminum cairan insektisida (Decis), namun berhasil dicegah oleh istrinya (FY)
dan saksi lain (M).

Setelah ditenangkan, korban kemudian berpamitan masuk ke dalam kamar untuk menenangkan diri. Namun sayang, bukanya menenagkan diri korban malah ditemukan istrinya dalam posisi tergantung.

Saat menyaksikan suaminya tergantung di dalam kamar, teriakan histeris istri memancing kedatangan warga sekitar, termasuk saksi H (seorang Komcad) dan M (Sekdes Desa Pariama).

​Upaya penyelamatan ​pihak keluarga dan warga sempat dilakukan untuk mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Langgikima untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, setibanya di Puskesmas, petugas medis menyatakan bahwa nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi.

Atas kejadian tersebut, Polsek Wiwirano dipimpin Kapolsubsektor Ipda Rusli Jaya langsung mengambil langkah-langkah prosedural dengan cara mendatangi dan melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), mengawal proses evakuasi korban ke Puskesmas.

Selanjutnya ​mencatat dan melakukan interogasi awal terhadap para saksi di lokasi kejadian. ​Jenazah korban saat ini diserahkan kepada pihak keluarga. (Bsl/a)