ADVERTORIALBERITA SULTRAHEADLINEKONAWE UTARA

Sidak Pasar Langgikima dan Pasar Wawoluri, Wabup Abuhaera Temukan Kenaikan Harga

432
×

Sidak Pasar Langgikima dan Pasar Wawoluri, Wabup Abuhaera Temukan Kenaikan Harga

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Konawe Utara, H.Abuhaera saat melakukan sidak di pasar-pasar di Konawe Utara menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Idul Fitri 1447 H / 2026 M.(Foto: Istimewa)

NARASISULTRA.ID, KONUT- Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara bersama Polres Konut menggelar operasi pasar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Idul Fitri 1447 H / 2026 M di dua pasar.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Konut, H. Abuhaera, dan melibatkan unsur Forkopimda serta perangkat daerah terkait. Turut hadir juga Wakapolres Konut Kompol Sumarso, para kepala OPD lingkup Pemda, Asisten I dan Setda Konawe Utara Hasran Abubakar.

Kemudian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muhammad Nur Sain, Kepala Dinas BPMD Sudomo, Kasdim 1430 Konawe Utara Mayor Mappatoba, Camat Motui, Camat Langgikima, Lurah Bende Neli Wati, serta personel Polsek Sawa dan unsur terkait lainnya.

Operasi pertama dilaksanakan di Pasar Rakyat Langgikima, Kelurahan Langgikima, Kecamatan Langgikima, pada Senin (2/3/2026).

Wakil Bupati Konawe Utara, H.Abuhaera saat melakukan sidak di pasar-pasar di Konawe Utara menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Idul Fitri 1447 H / 2026 M.(Foto: Istimewa)

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan sejumlah pengecekan, antara lain harga sembako, masa kedaluwarsa barang, ketersediaan stok bahan pokok dan gas LPG, pemeriksaan timbangan pedagang, hingga penertiban lokasi berjualan yang tidak sesuai peruntukannya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ditemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, khususnya telur dan beras yang mengalami kenaikan sekitar Rp1.000. Selain itu, petugas juga mendapati sebagian pedagang memanfaatkan lahan parkiran pasar sebagai lokasi berjualan.

Tidak hanya itu, fasilitas los penjualan ikan di dalam bangunan pasar diketahui kurang dimanfaatkan oleh pedagang karena kondisi tempat yang sempit serta aliran air yang tidak lancar. Tim juga menemukan bahwa di salah satu gerai ritel di Kelurahan Langgikima belum tersedia alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi kebakaran.

Lalu, hasil pemantauan harga sembako pada hari tersebut antara lain telur Rp65.000 per rak, beras Rp12.000 per liter, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp50.000 per kilogram, cabai rawit Rp50.000 per kilogram, cabai merah besar Rp35.000 per kilogram, cabai keriting Rp40.000 per kilogram, minyak goreng Rp22.000 per liter, gula pasir Rp18.000 per kilogram, serta beberapa komoditas lainnya masih dalam kondisi relatif stabil.

Sementara itu, operasi pasar kedua dilaksanakan di Pasar Rakyat Desa Wawoluri, Kecamatan Motui, Kabupaten Konut, pada Selasa (3/3/2026) pagi.

Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas menemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti minyak goreng dan tepung terigu Segitiga Biru dengan kenaikan sekitar Rp1.000 hingga Rp3.000. Selain itu, ditemukan pula aktivitas pedagang yang menggunakan badan jalan di jalur poros Trans-Sulawesi di Desa Wawoluri, sehingga menyebabkan arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.

Dari hasil pengecekan harga sembako pada hari ini antara lain: telur Rp63.000 per rak, beras Rp12.233 per liter, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp50.000 per kilogram, cabai rawit Rp50.000 per kilogram, cabai merah besar Rp35.000 per kilogram, cabai keriting Rp40.000 per kilogram, minyak goreng Rp22.000 per liter, gula pasir Rp18.000 per kilogram, serta beberapa komoditas lainnya masih berada dalam kisaran harga pasar setempat.

Kegiatan operasi pasar ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Perdagangan Republik Indonesia terkait kesiapan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.

Pemerintah daerah bersama unsur terkait juga berencana kembali melaksanakan kegiatan serupa pada H-7 Idul Fitri guna memastikan kecukupan stok barang dan menjaga stabilitas harga di pasaran.(Bsl/a)