NARASISULTRA.ID, KONUT- KPP MINING Jobsite SPRL terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas generasi muda di wilayah sekitar operasional perusahaan. Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Pembuatan Curriculum Vitae (CV) dan Interview Workshop yang digelar bagi siswa SMAN 1 Landawe, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Selasa (15/9/2026).
Mengusung tema “Your Future Starts With You: Building Your CV, Building Your Confidence”, kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pembekalan praktis kepada para siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai pilihan setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah.
Pelatihan tidak hanya membahas bagaimana menyusun CV yang baik dan profesional, tetapi juga membekali siswa dengan pengetahuan serta keterampilan dasar dalam menghadapi proses wawancara, baik untuk memasuki dunia kerja maupun mengikuti seleksi pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 1 Landawe, Bobiy. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada KPP MINING yang telah memberikan perhatian terhadap pengembangan kapasitas siswa melalui kegiatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Menurutnya, pembekalan seperti ini penting agar siswa memiliki gambaran mengenai tahapan yang akan dihadapi setelah menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah.
“Pembekalan seperti ini sangat penting bagi siswa agar memiliki gambaran dan kesiapan sebelum menghadapi tahapan berikutnya setelah tamat sekolah. Tidak hanya kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan mempresentasikan diri menjadi hal yang perlu dipersiapkan,” ujar Bobiy.
Dalam sesi pelatihan, para siswa mendapatkan materi mengenai fungsi dan pentingnya CV sebagai sarana untuk memperkenalkan kompetensi, pengalam erta potensi diri kepada pihak lain.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara menyusun CV yang informatif, menarik, dan profesional, termasuk hal-hal yang perlu diperhatikan agar informasi yang dicantumkan dapat menggambarkan kemampuan dan potensi masing-masing siswa secara jelas.
Selain materi penyusunan CV, peserta juga mendapatkan pembekalan menghadapi interview. Para siswa diperkenalkan dengan berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti wawancara, termasuk cara berkomunikasi, membangun kepercayaan diri, serta menyampaikan informasi mengenai diri secara baik dan terstruktur.
Untuk memperkuat pemahaman, kegiatan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi.
Para siswa juga dilibatkan dalam sesi diskusi dan praktik sehingga dapat secara langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti materi, berdiskusi, serta berlatih menyusun CV dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi sesi wawancara.
Perwakilan KPP MINING menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Melalui kegiatan edukasi dan pengembangan keterampilan tersebut, perusahaan berharap para siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai kesiapan, kepercayaan diri, dan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal dalam menentukan langkah setelah lulus sekolah.
KPP MINING berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa SMAN 1 Landawe, baik bagi mereka yang memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun yang nar va memutuskan untuk memasuki dunia kerja.
Untuk diketahui, KPP MINING SPRL merupakan bagian dari PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) yang beroperasi di wilayah Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
KPP MINING merupakan perusahaan kontraktor jasa pertambangan yang menyediakan berbagai layanan, antara lain jasa penambangan, pemindahan tanah, serta pengangkutan material batubara dan mineral.
Perusahaan merupakan anak perusahaan PT Pamapersada Nusantara dan bagian dari Grup Astra. Dengan model bisnis yang terintegrasi, KPP MINING mengembangkan sinergi dan peluang di sektor industri pertambangan serta didukung sumber daya manusia yang unggul.(Bsl/b)












