NARASISULTRA.ID, KONUT- Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat keselamatan transportasi sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah, termasuk di wilayah kerja Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe, Kabupaten Konawe Utara.
Harhubnas 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.” Tema tersebut menegaskan pentingnya sektor transportasi dalam menghubungkan masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, serta memastikan distribusi barang dan mobilitas masyarakat tetap berjalan.
Kepala Seksi Kesyahbandaran UPP Kelas I Molawe, Capt. Sorindra, S.H., M.M., M.Mar., mengatakan momentum Harhubnas harus menjadi pengingat bagi seluruh insan perhubungan untuk terus menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam pelayanan transportasi.
Menurutnya, keselamatan pelayaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kesadaran dan kepatuhan seluruh pengguna jasa transportasi laut.
“Keselamatan pelayaran harus terus kita sampaikan kepada masyarakat. Edukasi dan sosialisasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar para pengguna jasa memahami pentingnya mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pelayaran,” ujar Capt. Sorindra.
Ia menegaskan, standar keselamatan tidak boleh hanya menjadi bagian dari prosedur administratif, tetapi harus benar-benar diterapkan di lapangan.
Hal tersebut penting mengingat aktivitas pelayaran memiliki risiko yang harus diantisipasi melalui kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan, kesiapan sarana dan prasarana, serta pengawasan yang konsisten.
Capt. Sorindra juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, petugas pelabuhan, operator kapal, nelayan, dan seluruh pengguna jasa dalam menciptakan pelayaran yang aman dan tertib.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh pihak harus memiliki kepedulian dan komitmen yang sama untuk mencegah terjadinya kecelakaan pelayaran,” katanya.
Selain aspek keselamatan, keberadaan transportasi laut juga memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah, terutama bagi masyarakat pesisir dan kepulauan.
Pelabuhan menjadi salah satu simpul penting dalam memperlancar pergerakan orang dan barang, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta menghubungkan sentra produksi dengan pasar.
Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan kepelabuhanan harus berjalan beriringan dengan penguatan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran.
Di wilayah kerja UPP Kelas I Molawe, upaya tersebut antara lain dilakukan melalui edukasi keselamatan pelayaran, pengawasan aktivitas kapal, serta pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
Capt. Sorindra menambahkan, kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan keselamatan pelayaran.
“Petugas tidak bisa bekerja sendiri. Keselamatan membutuhkan kesadaran dari semua pihak, termasuk nelayan dan pengguna jasa. Semakin tinggi kesadaran masyarakat, semakin besar pula upaya kita dalam mencegah risiko kecelakaan,” ujarnya.
Peringatan Harhubnas 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat budaya keselamatan dan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi kepada masyarakat.
Dengan semangat “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, insan perhubungan diharapkan terus memberikan pelayanan transportasi yang aman, tertib, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Bsl/a)












