BERITA SULTRAHEADLINEKONAWE UTARAPeristiwa

Naas, Bocah 12 Tahun Asal Kecamatan Asera Ditemukan Meninggal Dunia di Bekas Galian Excavator

725
×

Naas, Bocah 12 Tahun Asal Kecamatan Asera Ditemukan Meninggal Dunia di Bekas Galian Excavator

Sebarkan artikel ini
Nampak korban tenggelam di kali bekas galian excavator saat digendong ayahnya.(Foto:Screenshot Fb)

NARASISULTRA.ID, KONUT- Korban tenggelam Muh. Ichank Harlin (12), bocah asal Kelurahan Asera, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut), akhirnya membuahkan hasil.

Setelah dilakukan pencarian intensif selama semalam penuh, Tim SAR gabungan bersama keluarga dan warga setempat menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (18/12/2025) pagi.

Salah satu warga Asera, Iwan Surumaindo, menceritakan kronologi kejadian tersebut. Ia menjelaskan, ditengah pencarian korban yang diduga hilang tersebut ahirnya menenukan harapan ketika warga menemukan petunjuk penting, berupa pakaian yang diduga milik korban di sekitar aliran sungai.

Berdasarkan petunjuk awal tersebut, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hingga pagi hari dengan menyisir area di sekitar lokasi ditemukannya pakaian korban.

Korban ditemukan di aliran Sungai Lasolo pada sebuah area yang terdapat galian bekas pengambilan material pasir dan batu (sirtu).

Galian tersebut diketahui cukup dalam, dengan kedalaman diperkirakan mencapai sekitar 3 hingga 4 meter, sehingga sangat berbahaya bagi anak-anak maupun warga yang beraktivitas di sekitar sungai.

Setelah dilakukan proses evakuasi, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan prosesi pemakaman.

Humas Kantor Basarnas Kendari, Wahyudi, mengatakan bahwa dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR hari kedua resmi dihentikan.

“Operasi SAR Hari kedua kondisi membahayakan manusia terhadap 1 orang anak yang diduga tenggelam di Sungai Lasolo dinyatakan selesai dan ditutup,” jelasnya.

Tim SAR gabungan juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat beraktivitas di sekitar sungai atau lokasi-lokasi yang memiliki potensi bahaya tersembunyi seperti galian bekas material.(Bsl/a)