Berita DaerahHEADLINERAGAM

Penutupan Sultra Tenun Karnaval, Pemda Konut Tampilkan Legenda Oheo dan Anawai Ngguluri

77
×

Penutupan Sultra Tenun Karnaval, Pemda Konut Tampilkan Legenda Oheo dan Anawai Ngguluri

Sebarkan artikel ini
Bupati Konawe Utara, Ruksamin saat berfoto bersama dengan peserta Karnaval perwakilan Konut. (Foto: Istimewa)

NARASISULTRA.ID, KENDARI- Bupati Konawe Utara H.Ruksamin hadiri Penutupan Sultra Tenun Karnaval, yang berlangsung di Jalan Ahmad Yani depan Kantor Walikota Kendari, Minggu, (3/12/2023).

Acara tersebut digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultr dalam rangka memperingati Hari Tenun Nasional (HTN) tahun 2023 dengan tema “Tenun Sultra, Dari Sultra Untuk Indonesia”.

Acara penutupan tersebut ditampilkan karnaval dari 17 Kabupaten Kota se Sultra. Untuk Konawe Utara sendiri menampilkan barisan karnaval dengan mengangkat tema “legenda Oheo dan Anawai Ngguluri”.

Garapan karnaval ini terilhami oleh legenda awal mula suku tolaki yang mengisahkan pertautan cinta Oheo, manusia pertama suku tolaki dengan
anawai Ngguluri, salah satu dari tujuh bidadari yang turun mandi di Kali.

Setting peristiwa kisah asmara ini berlatar gunung oheo dengan hijauan hamparan hutan, pasir putih membentang, aliran air yang membiru, dua laguna kembar dan gugusan kepulauan Labengki yang indah laksana surga dunia.

Bupati Konut, Ruksamin saat melakukan Foto bersama usai pagelaran Karnaval.

Legenda itulah yang menginspirasi desain carnaval ini yang disimbolkan segala perikehidupan Masyarakat kabupaten Konawe Utara yang konvensional pun modern mulai mata pencaharian, hubungan sosial, adat istiadat, budaya, pariwisata juga termasuk warna warni ornament motif-motif tenunan pun busana yang digunakan selaras dengan perkembangan peradaban.

Busana dan aksesori yang dikenakan icon carnaval Oheo dan anawai ngguluri, lalu, tujuh bidadari yang disimbolkan dengan tujuh penari serta pendampingnya, didesain dengan memadupadankan motif konasara yang estetik.

Konsep tenunan yang dikenakan merupakan produk asli daerah yang didesain-rancang oleh komunitas kreatif dengan menggali filosofi makna dan nilai kearifan Legenda yang tergambar utuh dalam karnaval ini.

Untuk Pimpinan produksi dalam karnaval ini dipimpin langsung oleh Ibu Hj.Nurponirah Ruksamin dan Penasehat Produksi oleh Bupati Konawe Utara H. Ruksamin.(Rjs/c)