BERITA SULTRAKONAWE UTARARAGAM

Kepmen ESDM 365 Bawa Angin Segar, Tokoh Pemuda Konut Apresiasi PT SSB Atas Pelibatan Pengusaha Lokal

111
×

Kepmen ESDM 365 Bawa Angin Segar, Tokoh Pemuda Konut Apresiasi PT SSB Atas Pelibatan Pengusaha Lokal

Sebarkan artikel ini
Salah satu toko pemuda Konawe Utara, Andrias.(Foto: Istimewa)

NARASISULTRA.ID, KONUT- Tokoh Pemuda, Konawe Utara, Andrias menyampaikan apresiasi kepada PT. Sultra Sarana Bumi atas langkah perusahaan yang telah melibatkan pengusaha lokal dalam kegiatan usaha di wilayah operasionalnya.

Menurut Andrias, pelibatan pengusaha lokal merupakan langkah positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan berusaha, serta meningkatkan partisipasi masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Ia menilai, keberadaan perusahaan pertambangan semestinya tidak hanya memberikan manfaat dari sisi investasi dan produksi, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh, berkembang, dan menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan.

“Kami mengapresiasi langkah PT. Sultra Sarana Bumi yang telah melibatkan pengusaha lokal. Ini merupakan langkah positif yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar kehadiran investasi pertambangan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah,” ujar Andrias.

Andrias menjelaskan, pelibatan pengusaha lokal sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah sebagaimana menjadi perhatian dalam kebijakan sektor energi dan sumber daya mineral, termasuk ketentuan yang dirujuk sebagai Kepmen ESDM Nomor 365.K/MB.01/MEM.B/2026.

Baginya, kemitraan antara perusahaan dan pengusaha lokal perlu dibangun secara berkelanjutan, transparan, dan profesional. Dengan demikian, pelaku usaha daerah memiliki kesempatan untuk berkontribusi melalui penyediaan barang dan jasa sesuai kebutuhan perusahaan, kemampuan usaha, serta ketentuan yang berlaku.

Ia berharap langkah yang telah dilakukan PT. Sultra Sarana Bumi dapat menjadi dorongan bagi perusahaan lain untuk semakin membuka ruang kemitraan dengan pengusaha lokal, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional pertambangan.

Andrias menegaskan bahwa sinergi antara perusahaan, pengusaha lokal, dan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Investasi yang tumbuh bersama masyarakat akan menciptakan manfaat yang lebih berkelanjutan bagi daerah,”pungkasnya.(bsl/c)