BERITA SULTRAHEADLINEKONAWE UTARARAGAM

Program Catak Sawa Rakyat Mulai Dilaksanakan, Pemda Konut Siapkan Bibit, Pupuk dan Alsintan

56
×

Program Catak Sawa Rakyat Mulai Dilaksanakan, Pemda Konut Siapkan Bibit, Pupuk dan Alsintan

Sebarkan artikel ini
Bupati Konawe Utara, H.Ikbar bersama Unsur Forkopimda saat melaksanakan Program Cetak sawa Rakyat.(Foto: Istimewa)

NARASISULTRA.ID, KONUT – Komitmen Pemerintah Daerah dalam memperkuat ketahanan pangan terus diwujudkan secara nyata. Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, turun langsung memimpin kegiatan tanam serentak padi sawah dalam rangka Program Cetak Sawah Rakyat (CSR), yang dipusatkan di Kelurahan Asera, Kecamatan Asera, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam memperluas lahan pertanian produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui optimalisasi sektor pertanian berbasis teknologi dan kolaborasi lintas sektor.

Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sendiri merupakan inisiatif untuk membuka lahan sawah baru yang berpotensi meningkatkan produksi padi secara signifikan di wilayah Kabupaten Konawe Utara. Melalui program ini, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada perluasan lahan, tetapi juga memastikan penerapan teknologi modern guna mendukung efisiensi dan produktivitas.

Dalam pelaksanaannya, tanam serentak dilakukan menggunakan metode Tabur Benih Langsung (TABELA) yang dipadukan dengan teknologi drone pertanian. Inovasi ini memungkinkan proses penanaman berlangsung lebih cepat, hemat tenaga kerja, serta mampu menjangkau area persawahan dalam skala luas dengan hasil yang lebih merata.

Untuk memastikan efektivitas dan percepatan tanam, kegiatan ini dibagi dalam empat zona utama, yakni Kelurahan Asera, Kecamatan Sawa, Kecamatan Oheo, dan Kecamatan Wiwirano. Pembagian zona tersebut menjadi strategi penguatan koordinasi lapangan sekaligus memastikan seluruh wilayah sasaran program dapat terlayani secara optimal.

Bupati Konut, H Ikbar Memantau Penanaman Serentak Padi Sawah
Menariknya, kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui platform digital seperti Zoom Meeting dan video streaming. Hal ini membuka ruang partisipasi yang lebih luas, baik bagi pemangku kepentingan di tingkat daerah maupun pusat, serta menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam pelaksanaan program pembangunan.

Dalam sambutannya, Bupati H. Ikbar menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang dikelola melalui sistem Brigade Pangan/Pertanian.

Beberapa alsintan yang diperkenalkan antara lain traktor roda empat (TR4), traktor roda dua (TR2), rotavator, combine harvester, hingga pompa air (alkon). Kehadiran peralatan modern ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani serta menekan biaya produksi.

Sebagai bentuk dukungan konkret kepada petani, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan simbolis rompi Brigade Pangan kepada perwakilan kelompok tani. Selain itu, pemerintah daerah menyerahkan bantuan sarana produksi secara simbolis berupa pupuk urea, pupuk NPK, serta benih padi unggul kepada para petani peserta program CSR.

“Melalui program cetak sawah rakyat ini serta dukungan teknologi dan alsintan, kita optimis produksi padi di Konawe Utara akan meningkat signifikan, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan kemandirian pangan daerah,” ujar Bupati.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya DPRD Kabupaten Konawe Utara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretariat Daerah, Ketua TP PKK, perwakilan ATR/BPN, BPJS, para staf ahli dan asisten, serta pimpinan perbankan seperti Bank Sultra, BRI, dan BNI.

Tak hanya itu, kehadiran para penyuluh pertanian, ketua kelompok tani, serta masyarakat setempat turut menambah semangat dan antusiasme dalam pelaksanaan kegiatan tanam serentak tersebut.

Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan berbagai pemangku kepentingan, Program Cetak Sawah Rakyat diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Konawe Utara sebagai daerah yang mandiri pangan, berdaya saing, serta mampu menghadapi tantangan sektor pertanian di masa depan.(Bsl/a)